Feeds:
Posts
Comments

Akhirnya stelah sekian lama saya mengisi lagi blog ini..

Karena permintaan dari banyak pihsk, setelah tertunda selama 1 semester karena sedang Tugas Akhir, akhirnya Azizah Assattari berhasil menyandang gelar S.Ds (sarjana desain) S1 dan akan diresmikan 24 Oktober ini.

Sebenernya seharusnya bulan july kemaren gua uda wisuda, tapi gara2 mesti ke Eropa untuk konser ITB-Cultural Tour (2-29 July), akhirnya daku ga isa ikut deh diwisudanya hiks.. dan parahnya, kali ini gua diwisuda sendirian, gilee…..

Banyak hal yang terjadi, dan banyak juga yang menjadi kenangan yang teramat dalam di hidup gua kali ini, so, sang pengangguran banyak acara pun akan siap beraksi kembali di WordPress.Com untuk sharing kisah hidup dan hal2 yang berguna bagi orang banyak (terutama mahasiswa TPB ato desainer, loh??)

Semangat !!!!

C;

Unlock me..

pernah ga merasa seperti ke “kunci” ?
tiba2 aja kita terjebak dalam sebuah lingkaran setan yang menyebabkan kita ga bisa merasa merdeka?

nah seperti itulah perasaan saya hari ini..

kesibukan kuliah, pekerjaan, tugas yang bertumpuk, membuat saya lupa akan jati diri saya sebagai seorang wanita..(ih tapi tie masih cewe loohh… sumpaaahhh…..)
sadar2 tiba2 melihat bahwa belakangan mulai jarang beberes, berdandan, memperhatikan diri sendiri, dan kelelahan. bener-bener g ada waktu untuk sekedar olahraga pun… terus sadar2.. sepertinya kamar pun bentuknya udah kaya bukan kamar cewe lagi..
paling2 pembedanya cuma.. ada boneka.. udah.. sisanya, wah.. buku semua dimana-mana, komputer, kabel2..

hidup dipenuhi dengan ngulik, tugas, kerja, ngulik, nge upgrade, dan persaingan yang keras..

sebenarnya saya lelah..
tapi..
sebenernya..
bukankan ini hidup yang saya inginkan?
benarkah?

(tapi tetep, next wish list buat di studio, drawing tablet baru, alat gambar, dan kulkas)
hahahahahahhahahahahhaa

gua mau curhat soal lagu gua yah…

yng udah denger makasih udah komen…

special thanks to Da Revan yang telah berbaik hati menyumbang suara dan saluang bansi yang menyemarakkan lagu saya, wkwkwkwkwkwkwkkk….

yang belon denger tar coba donlot aja di myspace yah..

http://www.myspace.com/assattari

Title : Utopia

Genre : Electronic New Age

Durasi / Tempo : 04:00 / 90 bpm

Lyric by : Assattari

Vocal by : Assattari, Revantino

Saluang and Bansi by : Revantino

Music Platform by : Assattari

Arranged by ; Assattari

Kenapa berjudul Utopia? Karena lagu ini diinspirasi dari budaya orang minangkabau yang seringkali pergi merantau jauh dari kampung halaman untuk tujuan tertentu. Entah itu untuk tujuan mencari uang untuk keluarga, atau untuk belajar di luar kota.

Lirik dendang:

BARIBU NAGARI NAN BATAMPUAH

LAH BACUBO BAJALAN JAUAH

HANDAKNYO INDAKLAH BAIBO HATI

NAN RUSUAK SABALAH NAN JAUAH DI MATO…

NAN RUSUAK SABALAH NAN JAUAH DI MATO, ondeh…

ONDEH..

(BERIBU NEGERI YANG DITEMPUH)

(TLAH DICOBA BERJALAN JAUH)

(HENDAKNYA JANGANLAH BERIBA HATI)

(RUSUK YANG SEBELAH YANG JAUH DIMATA)

Mengimejkan tentang sebuah pencarian dalam perantauan yang jauh. Dalam perantauan tersebut tak jarang timbul kesedihan, karena harus meninggalkan seseorang yang dicintai (rusuk yang sebelah yang jauh dimata berarti belahan jiwa, perlambangan seorang wanita yang konon berasal dari rusuk pria pada kisah adam dan hawa).

The sound is so far beyond

beyond this feet

i’m lookin up on the sky

you want me to be

but the fall is break me up,

leavin’ it stain

who could cure this sinfull heart

are you the one within…

Pada lirik english pertama merupakan sebuah tuntutan untuk seorang perantau, entah oleh keluarganya atau siapapun itu, yang menginginkan dia berada di puncak. Entah itu keberhasilan yang sifatnya materi atau akademik. Suara yang berada jauh di bawahnya itu maksudnya adalah suara2 dalam bawah sadarnya yangmendorongnya menuju ke atas (dan disaat itu dia sedang menuju kelangit yang jauh ). Namun tidak semuanya bisa berhasil, dan ketika terjatuh dari ketinggian itu, belum berhasil namun cukup sakit. Sehingga tak jarang meninggalkan trauma dan memilih jalan singkat yang kelam dan penuh dosa. Dalam pencariannya saat bertemu pencerahan yang bsa jadi seseorang atau sesuatu.

DIMALAH NAGARI NAN TAMPEK BATADUAH

NAN BABUAH TANGIH DI RANTAU JAUAH

BAHAMPA PUTIAH PAYANGKUANG DI LANGIK

OI AWAN NAN BABUNTA BAYANG SANJO…

(DIMANAKAH NEGRI TEMPAT BERTEDUH?)

(YANG BERBUAH TANGIS DI RANTAU JAUH)

(BERHAMPAR PUTIH PENGHIAS DI LANGIT)

(HAI AWAN YANG BERBUNTAL BAYANG SENJA…)

Lirik dendang ini menggambarkan pencariannya terhadap sebuah tempat, atau sesuatu yang membuatdia merasa diterima, atau sebuah pencarian negeri yang ideal, yang menggambarkan sebuah keinginan, atau pencapaian terhadap sesuatu. Yang akhirnya dia merindukan sesuatu itu dalam perantauannya.

go through earth beneath the sky

hold on the God’s will

Looking for utopia

i belong to be

stalking with proudfull feeling

unmerchantable pride

but life is a guilty heart

and love is unreal

Love is unreal

Pada lirik ini karakter seorang berdarah Minangkabau terlihat. Minangkabau memegang agama dengan kuat (hold on the God’s will). Orang Minang berjalan dengan bangga untuk merantau, dan harga diri yang tak tergantikan dan tak bisa dijual. Namun kenaifan ini seringkali menimbulkan kesulitan dalam hidup, dan ketika cinta datang, terasa bagaikan semu, karena banyaknya rintangan dari diri sendiri.

About this song

Dengan konsep yang dibuat semenjak sesudah dies natalis Unit Kesenian Minangkabau ke 33 di Instiitut teknologi Bandung, saya sebagai vocalis dan pendendang, dan juga sedang bereksperimen dengan music electronic, mulai memikirkan sebuah platform digital yang mengangkat aksen ethnic.Terinspirasi banyak dari team musician Deep Forest dan Enigma. Terutama Deep forest, yang menampilkan aksen africa pada album2 awalnya. Lalu beranjak ke Asia. Namun platformnya tetap digital yang meremix dan menciptakan lagu baru dengan membawa aksen ethnic. Darisanalah saya mencoba menciptakan sebuah karakter yang membawa budaya tempat saya lahir dan berasal. Bagi saya pribadi, budaya indonesia juga qualified enough untuk dijadikan aliran New Age ala Indonesia, apalagi dengan kandungan budayanya yang kaya.

Utopia, merupakan kisah yang diinspirasi dari sesama perantau di kampus saya, dan diinspirasi juga dari kehidupan saya sendiri. Dengan menggunakan digital music program, bermodal Microphone dan Notebook, saya mencoba mencari dan mengimajinasikan dendang dan lirik2 pantun tradisional dan membuat lrik dendang sendiri dengan mengikuti metoda tradisional. Karena pada dasarnya dendang tidak terikat da tidak ada lirik tertentu, lirik biasanya disesuaikan dengan keadaan yang ada, misalnya saat berbalas pantun dengan orang yang ditemui, atau saat berkisah tentang legenda atau sejarah, dst. Dan sambil untuk tugas kuliah juga, saya mendalami visualisasi audio yang membahas mengenai efek2 dari alat-alat tradisional dan suasanya yagn ditimbulkan. Dari sanalah saya memilih tempo 90 bpm dan lagu diberi aksen saluang (alat musik tiup berupa suling panjang dan besar, dengan nada rendah), dan bansi (suling minang dengan anda menengah tinggi) untuk mengimbangi beat dan style suara alto untuk lirik Englishnya. Karena dendangnya sendiri sudah cukup mencolok dengan berada di spectrum sopran. Suuara dendang pria yang selintas muncul sebagai pengimbang yang menguatkan aksen minangkabau.

Tadinya saya punya tugas kelompok membahas tentang BURAQ, hewan dalam legenda islam yang konon katanya bertubuh kuda, bersayap elang, bersurai singa, berwajah wanita cantik, kecepatannya bagaikan cahaya, dengan rona bulu hitam keemasan atau putih keemasan. Di berbagai negara dan daerah di Indonesoa, masing-masing punya legenda sendiri mengenai hewan yang satu ini. Yang pasti sih hewan ini berasal dari kebudayaan Islam dan merupakan kendaraan Nabi Muhammad SAW pada saat Isra’ Mi’raj.

Tiba-tiba saya teringat tentang legenda Buraq di salah satu daerah di Minangkabau, yang sangat terkenal dan fenomenal, sayang tidak seterkenal upacara adat di Bali (padahal sama2 ada acara kesurupan loh J ). Daerah itu bernama Pariaman, terletak di Sumatera Barat, Indonesia, dan upacaranya sendiri disebut upacara Tabuik.

 

Pariaman adalah salah satu kota yang berada di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, tepatnya di pesisir pantai (Laut Hindia) sebelah utara kota Padang. Pariaman, yang berarti “daerah yang aman”, memiliki luas wilayah 73,36 kilometer persegi. Di daerah ini ada suatu pesta adat yang disebut dengan tabuik. Kata tabuik yang berasal dari bahasa Arab dapat mempunyai beberapa pengertian. Pertama, tabuik diartikan sebagai ‘keranda’ atau ‘peti mati’. Sedangkan, pengertian yang lain mengatakan bahwa tabuik artinya adalah peti pusaka peninggalan Nabi Musa yang digunakan untuk menyimpan naskah perjanjian Bani Israel dengan Allah.


Perayaan tabuik yang diselenggarakan setiap 1–10 Muharam adalah suatu upacara untuk memperingati meninggalnya Husein (Cucu Nabi Muhamad SAW) pada 61 Hijriah yang bertepatan dengan 680 Masehi. Cucu Nabi Besar Muhammad ini dipenggal kepalanya oleh tentara Muawiyah dalam perang Karbala di Padang Karbala, Irak. Kematian tersebut diratapi oleh kaum Syiah di Timur Tengah dengan cara menyakiti tubuh mereka sendiri. Akhirnya tradisi mengenang kematian cucu Rasulullah tersebut menyebar ke sejumlah negara dengan cara yang berbeda-beda. Di Indonesia, selain di Pariaman, ritual mengenang peristiwa tersebut juga diadakan di Bengkulu. Dalam perayaan memperingati wafatnya Husein bin Ali, tabuik melambangkan janji Muawiyah untuk menyerahkan tongkat kekhalifahan kepada umat Islam, setelah ia meninggal. Namun, janji itu ternyata dilanggar dengan mengangkat Jasid (anaknya) sebagai putera mahkota.



Ada beberapa versi mengenai asal-usul perayaan tabuik di Pariaman. Versi pertama mengatakan bahwa tabuik dibawa oleh orang-orang Arab aliran Syiah yang datang ke Pulau Sumatera untuk berdagang. Sedangkan, versi lain (diambil dari catatan Snouck Hurgronje), mengatakan bahwa tradisi tabuik masuk ke Indonesia melalui dua gelombang.

Gelombang pertama sekitar abad 14 M, tatkala Hikayat Muhammad diterjemahkan ke dalam Bahasa Melayu. Melalui buku itulah ritual tabuik dipelajari Anak Nagari.

Sedangkan, gelombang kedua tabuik dibawa oleh bangsa Cipei/Sepoy (penganut Islam Syiah) yang dipimpin oleh Imam Kadar Ali. Bangsa Cipei/Sepoy ini berasal dari India yang oleh Inggris dijadikan serdadu ketika menguasai (mengambil alih) Bengkulu dari tangan Belanda (Traktat London, 1824). Orang-orang Cipei/Sepoy ini setiap tahun selalu mengadakan ritual untuk memperingati meninggalnya Husein.

Satu sumber lagi mengatakan bahwa Dalam sejarah Pariaman, Tabuik pertama kali diperkenalkan anggota pasukan Islam “Thamil” yang menjadi bagian pasukan Inggris pimpinan Jendral Thomas Stamfort Raffles.
Saat itu Inggris menjajah Provinsi Bengkulu pada 1826. Pasukan Thamil, yang kebayakan muslim setiap tahun menggelar pesta Tabuik, yang di Bengkulu bernama “Tabot”.
Setelah perjanjian London 17 Maret 1829, Inggris harus meninggalkan Bengkulu dan menerima daerah jajahan Belanda di Singapura.
Sebaliknya Belanda berhak atas daerah-daerah jajahan Inggris di Indonesia termasuk Bengkulu dan wilayah Sumatera lainnya.
Serdadu Inggris “angkat kaki” dari Bengkulu, namun pasukan “Thamil” memilih bertahan dan melarikan diri ke Pariaman, Sumatera Barat yang saat itu terkenal sebagai daerah pelabuhan yang ramai di pesisir barat pulau Sumatera.
Karena pasukan Thamil mayoritas muslim, mereka dapat diterima masyarakat Pariaman yang saat itu juga tengah dimasuki ajaran Islam.
Terjadilah pembauran dan persatuan termasuk dalam bidang sosial-budaya.
Salah satu pembauran budaya ditunjukkan lewat Pesta Tabuik. Bahkan Tabuik akhirnya menjadi tradisi yang tidak terpisahkan dari kehidupan warga Pariaman.
Makna pesta Tabuik dimaksudkan untuk memperingati kematian dua cucu Nabi Muhammad SAW, yakni Hasan dan Husain yang memimpin pasukan kaum muslim saat bertempur melawan kaum Bani Umayah dalam perang Karbala di Mekkah.
Dalam pertempuran, Husain wafat secara tidak wajar. Sebagian muslim percaya jenazah Husain diusung ke langit menggunakan “Bouraq” dengan peti jenazah yang disebut Tabot.
Kendaraan Bouraq yang disimbolkan dengan wujud kuda gemuk berkepala wanita cantik menjadi bagian utama bangunan Tabuik.
Lama-kelamaan ritual ini diikuti pula oleh masyarakat yang ada di Bengkulu dan meluas hingga ke Panian, Padang, Pariaman, Maninjau, Pidi, Banda Aceh, Melauboh dan Singkil. Dalam perkembangan berikutnya, ritual itu satu-persatu hilang dari daerah-daerah tersebut dan akhirnya hanya tinggal di dua tempat yaitu Bengkulu dengan sebutan Tabot dan Pariaman dengan sebutan Tabuik. Di Pariaman, awalnya tabuik diselenggarakan oleh Anak Nagari dalam bentuk Tabuik Adat. Namun, seiring dengan banyaknya wisatawan yang datang untuk menyaksikannya, pada tahun 1974 pengelolaan tabuik diambil alih oleh pemerintah daerah setempat dan dijadikan Tabuik Wisata.



Sebelum upacara adat tabuik dilaksanakan, dilakukan pembuatan tabuik di dua tempat, yaitu di pasar (tabuik pasar) dan subarang (tabuik subarang). Kedua tempat tersebut dipisahkan oleh aliran sungai yang membelah Kota Pariaman. Dahulu, selama berlangsungnya pesta tabuik selalu diikuti dengan perkelahian antara warga dari daerah pasar dan subarang. Bahkan, ada beberapa pasangan suami-isteri yang berpisah dan masing-masing kembali ke daerah asalnya di subarang dan pasar. Setelah upacara tabuik berakhir, suami-isteri tersebut kembali berkumpul dalam satu rumah. Walaupun korban terluka parah dalam perkelahian, namun ketika acara berakhir mereka bersatu kembali, sehingga suasana kembali semula (tenang dan damai).


“Tabuik” adalah keranda bertingkat tiga terbuat dari kayu, rotan dan bambu dengan tinggi mencapai 15 meter dan berat sekitar 500 kilogram.
Bagian bawah Tabuik berbentuk badan seekor kuda besar bersayap lebar dan berkepala “wanita” cantik berambut panjang.
Kuda besar itu dibuat dari rotan dan bambu dengan dilapisi kain beludru halus warna hitam dan pada empat kakinya terdapat gambar kalajengking menghadap ke atas. Kuda tersebut merupakan simbol Bouraq,atau Buroq, atau Buraq, kendaraan yang memiliki kemampuan terbang secepat kilat.Bagian tengah Tabuik berbentuk gapura petak yang ukurannya makin ke atas makin besar. Pada gapura itu ditempelkan motif ukiran khas Minangkabau.Di bagian bawah dan atas gapura ditancapkan “bungo salapan” (delapan bunga) berbentuk payung dengan dasar kertas warna bermotif ukiran atau batik.Puncak Tabuik dihiasi payung besar yang dibalut kain beludru dan kertas hias yang juga bermotif ukiran. Di atas payung ditancapkan patung burung merpati putih.Kaki Tabuik terdiri dari empat kayu balok bersilang dengan panjang sekitar 20 meter. Balok-balok itu digunakan untuk menggotong dan “menghoyak” Tabuik yang dilakukan oleh 100 orang dewasa.

 

Tabuik yang dibuat oleh kedua tempat ini terdiri dari dua bagian (atas dan bawah) yang tingginya dapat mencapai 12 meter. Bagian atas yang mewakili keranda berbentuk menara yang dihiasi dengan bunga dan kain beludru berwarna-warni. Sedangkan, bagian bawah berbentuk tubuh kuda, bersayap, berekor dan berkepala manusia. Bagian bawah ini mewakili bentuk burung Buraq yang dipercaya membawa Imam Hosein ke langit menghadap Yang Kuasa. Kedua bagian ini nantinya akan disatukan dengan cara bagian atas diusung secara beramai-ramai untuk disatukan dengan bagian bawah.. Setelah itu, berturut-turut dipasang sayap, ekor, bunga-bunga salapan dan terakhir kepala. Untuk menambah semangat para pengusung tabuik biasanya diiringi dengan musik gendang tasa.


Gendang tasa adalah sebutan bagi kelompok pemain gendang yang berjumlah tujuh orang. Mereka bertugas mengiringi acara penyatuan tabuik (tabuik naik pangkat). Gendang ini ada dua jenis. Jenis pertama disebut tasa didiang. Jenis ini dibuat dari tanah liat yang diolah sedemikian rupa, kemudian dikeringkan. Tasa didiang ini harus dipanaskan sebelum dimainkan. Jenis gendang kedua adalah yang terbuat dari plastik atau fiber dan dapat langsung dimainkan. Sebagai catatan, selama pesta yang lamanya 10 hari ada pertunjukan-pertunjukan lain, seperti: pawai tasawuf, pengajian yang melibatkan ibu-ibu dan murid-murid Tempat Pengajian Al Quran (TPA) dan Madrasah se-Kota Pariaman, grup drum band, tari-tarian, musik gambus, dan bahkan atraksi debus khas Pariaman.


Setelah penyatuan tabuik selesai (menjelang Zuhur), kedua tabuik yang merupakan personifikasi dari dua pasukan yang akan berperang dipajang berhadap-hadapan. Sebagai catatan, dalam acara pesta adat tabuik yang lamanya sekitar 10 hari (1–10 Muharam), ada beberapa tahap yang harus dilalui, yaitu: (1) pembuatan tabuik; (2) tabuik naik pangkat (menyatukan tiap-tiap bagian tabuik); (3) maambiak tanah (mengambil tanah yang dilakukan pada saat adzan Magrib). Pengambilan tanah tersebut mengandung makna simbolik bahwa manusia berasal dari tanah. Setelah diambil, tanah tadi diarak oleh ratusan orang dan akhirnya disimpan dalam daraga yang berukuran 3×3 meter, kemudian dibalut dengan kain putih. Lalu, diletakkan dalam peti bernama tabuik; (4) maambiak batang pisang (mengambil batang pisang dan ditanamkan dekat pusara); (5) maarak panja/jari (mengarak panja yang berisi jari-jari palsu keliling kampung). Maarak panja merupakan pencerminan pemberitahuan kepada pengikut Husein bahwa jari-jari tangan Husein yang mati terbunuh telah ditemukan; (6) maarak sorban (membawa sorban berkeliling) menandakan bahwa husein telah dipenggal; dan (7) membuang tabuik (membawa tabuik ke pantai dan dibuang ke laut).


Setelah waktu Ashar, di tengah ratusan ribu orang, kedua tabuik itu diarak keliling Kota Pariaman. Masing-masing tabuik dibawa oleh delapan orang pria. Menjelang senja, kedua tabuik dipertemukan kembali di Pantai Gandoriah. Pertemuan kedua tabuik di Pantai Gondariah ini merupakan acara puncak dari upacara tabuik, karena tidak lama setelah itu keduanya akan diadukan (sebagaimana layaknya perang di Karbala). Menjelang matahari terbenam kedua tabuik dibuang ke laut.

Prosesi pembuangan tabuik ke laut merupakan suatu bentuk kesepakatan masyarakat untuk membuang segenap sengketa dan perselisihan antar mereka. Selain itu, pembuangan tabuik juga melambangkan terbangnya buraq yang membawa jasad Husein ke Surga.

Menurut saya pribadi,legenda tentang Bouraq dan Tabuik ini keren loh, bayangkan

 betapa kerennya kalau cerita seperti ini tiba-tiba jadi background budaya untuk sebuah game dengan genre legenda, atau adventure, sebangsa Ragnarok Online, dimana suatu kota, atau area dalam game tersebut memiliki latar belakang atau legenda tersimpan di dalamnya yang diambil dari epic budaya Indonesia. Indonesia memiliki banyak budaya dan legenda yang luar biasa yang perlu dieksplor lebih jauh dan kita harus bangga dengan kekayaan alam dan budaya yang kita miliki, betul? :)

Taukah anda, bahwa angkot kota Padang, Sumatera Barat, merupakan salah satu kendaraan umum paling unik di Indonesia, dan bahkan termasuk salah satu yang terunik di dunia??

Bahkan beberapa tahun lalu seorang peneliti ahli dari Belanda pernah datang untuk survey, dan kemudian dia membuat suatu tulisan, yang sayangnya oleh DTRTB kota padang ditolak, hahahaha..

Jujur, gua setuju loh kalo angkot kota padang termasuk yang  paling unik yan pernah gua temui, bahkan sesampai nya di bandung saya tidak menemukan angkot seperti ini hehehehehehehe..

Bayangin aja, kurang keren apa coba? Angkot, tampilan bersih dan lux, di luar pake gravity keren2 (dan norak-norak bergembira, hahahahahahha), di dalemnya pake lampu ala ajeb-ajeb, spaker surround full treble, dan layar LCD!! Bayangin! Ituloh, LAYAR LCD!!! Bujubussed dah!! Mobil gua aja kalah telak kalo dibandingin ama angkot ini wuakakakakaka. Kalo udah plus  AC itu mah, wahh… bused dah! Bisa jadi kendaraan terkeren seindonesia dan semua orang pasti dateng ke padang demi menikmati angkot padang doang hahahahahah. Siapa yang ngga mau naik angkot ajeb2 berjalan? Udah gitu lagu yang di putar didalam angkot tak jarang merupakan lagu-lagu techno yang keren-keren bserta remix lainnya. Benar-benar serasa Clubbing Berjalan!! Hahahahahahha J

Kalo menurut saya ini sebenernya merupakan sebuah fenomena desain yang menarik untuk pada desainer muda yang kritis dan tertarik untuk membahas fenomena2 desain yang tidak umum dan tidak lazim.

Sempat terpikir sebuah ide, gimana kalo si angkot yang dipadang disebut OPLET ini nantinya menjadi sebuah style baru kendaraan umum di Indonesia? Kalau saja semua angkot se Indonesia seperti ini, sepertinya saya tidak akan menyesal membayar lebih atau kenaikan harga angkot di seluruh Indonesia. Saya akan bandingkan dengan angkot Bandung, misalnya, karena selama perkuliahan ni saya tinggal dibandung lah yah..

Kalo membandingkan kedua jenis angkot ini,rasanya tak pelak kita harus mengakui bahwa masyarakat angkoters Padang (terutama untuk angkot LABOR CENDRAWASIH, salut!) cukup kreatif dan innovative mengenai desain yang menarik.

Sayangnya, entah kenapa Dinas penguasa perlalulintasan padang konon katanya tidak mendukung angkot-angkot gaul ini. Padahal mungkin sebaiknya kreatifitas masyarakat yang seperti itu didukung, diwadahi, dan diarahkan dengan seragam dan searah. Sehingga kaum angkoters tetep kreatif dan bisa bergaya, sementara masyarakat senang dan mengurangi penggunaan mobil pribadi, sehingga panggunaan BBM bisa ditekan, perusakan alam karena gas mobil berkurang, sopir angkot hidup sejahtera, dan masyarakat juga lebih menghargai angkot itu sendiri. Setuju? J

Hidup angkot gaul kota Padang!!

 

(kapan2 saya posting deh foto2nya!)

:D

 

nb:buat yang ngerasa tahu tentang tulisan ini atau memang memiliki yang termaktub di atas hehehehe,

boleh dah ikutan menyumbang tulisan atau gambar, atau promosi angkot anda, wuakakakakakakaka

Semuwanyaaa….

Kembali bersama Astri di Assattari WordPress dotCOm..!! Saat ini saya berada di Padang City Sumatera Barat, West Sumatera, INDONESIA, Asia Tenggara!! (apeseh).

Buat yang mau request oleh2, ketik REG spasi NAMA spasi JENIS OLEH2 spasi BUDGET kirim ke 0852206728**,

tentu saja setelah lebih dulu transfer ke rekining saya plus ongkos kirim dan konfirmasi lewat sms dlu klo udah ngirim ehehehehhehehhe (kagamautekor_mode ON)

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI, MOHON MAAF LAHIR BATHIN… J

Berhubung udah 4 taun gua kaga pulang lebaran (busyed!) maka dengan penuh ketekadan hati target pulang ke padang sudah dibuat semenjak tamad KP episode kemaren. Namun, karena suatu hal dan lain hal, ide mencetuskan untuk melihat harga tiket dan memesan baru terpikirkan sebulan menjelang lebaran, tepatnya awal puasa. Namun apadaya, semua tiket penerbangan menetapkan bahwa, seminggu menjelang lebaran, bahkan terhitung tanggal 20 September, harga tiket naik menjadi lebih kurang 1,1 juta sekali jalan tujuan Jakarta – Padang. Nyed dah!!

Terpaksa solusi penyelamatan dimulai susun dari sekarang! Dengan berberat hat, segala bentuk acara dan jadwal tugas terhitung tanggal 19 september gua kosongin, karena dapetnya baru tanggal segituh. Sementara si ITB kampus tercinta sendiri baru meliburkan diri tanggal 24!. Waqs!

Dengan segala kehebohan dan kepanikan semua tugas yang ebrtumpuk untuk minggu selanjutnya, termasuk presentasi2 yang esensial bagi kehidupan perkuliahan saya disedot ke minggu sebelumnya! Dan dimulailah acara meminta ijin kepada para dosen..

 

Assattari :                        (wajah memelas) Bu, saya mau pulang kampung nih bu…

Udah 4 taun kaga pulang pas lebaran…

Dosen yang bersangkutan: Wah, susah juga yah? Masa sih kamu udah 4 taun ngga pulang ke padang pas lebaran?

Assattari :                       (wajah semakin ngider2) Iya bu suer deh, makanya saya harus pulang tapi tiketnya harganya mahal kalo saya baru mau pulang tanggal 24 keatas bu..

Dosen yang bersangkutan : Owh gitu, ya udah deh kamu boleh pulang asalkan udah ngeberesin semua tugas pas kamu libur dan jangan lupa bawa sesajen keripik pedes beserta cemilan2 padang lainnya dari keripik Chrisstine Hakim yah! Baru kamu saya kasi ijin libur.. (sambil senyum2 licik)

Assattari                          : (shock. bused dah THR gua abis ama beliin sesajen dosen doang? Yasudahlah apadaya) Iya deh bu, tar balik ke bandung lagi tak bawain upeti buat TU DKV beserta dosen2nya bu…

 

Akhirnya saya pun pulang dengan wajah lemes memikirkan betapa saya tidak bisa bawa baju banyak2 karena ntar ga bisa bawa oleh2 lagi ke bandung, mana harus bawa tenteng2an pula, waduh…Nasib..

Perjuangan saya belon berhenti hingga disana. Ortu pada sibuk nyruh konfirmasi ini itu pesenan ini itu buat oleh2 dst. Baju dibawa sih ga seberapa. Pesenan ini dan itu, termasuk pesenan oleh2 mama dst. Sed dah!

Karena saya presentasi duluan dibanding temen2 lainnya, maka pas presentasi tak bilang juga kalo saya mau ke padang, sekalian cari bahan buat dipresentasiin. Eh, tiba2 si dosen (Pak Iman DKV) minta saya untuk ngebahas soal ANGKOT PADANG nan norak2 bergembira itu! Ganti topik lagii ajee… yuk marriiii….. (dengan logat ala Cinta Laura).

Nah, ada alesan, kenapa saya presentasi dluan, karena di tanggal yang sama, saya berangkat ke padang. Sialnya, ternyata saya kecepetan, nunggu pesawatnya 4 jam ajee… plus telat departure 20 menit! Yuk marriiiiiiii….. cabedehh….

Alhamdulillah malam pukul 19.20 saya sampai di Bandara International Minangkabau dengan selamat dan alhamdulillah tidak kurang apa-apa hehhehehehehehhe…..

Sialnya sampe disini pun saya tidak tidak tahu harus berbuat apa, jadilah bengong bengong bergembira di rumah…

Kangen kampus… ihiks hiks hiks hiks…

(giliran kuliah pengen libur, giliran libur pengen kuliah, gimana sih ga jelas)

 

Ga kerasa udah 2 minggu loh gua kuliahnya, eh, KP (kerja Praktek) nya disini… Selama ini banyak sekali pengalaman datang silih berganti dalam hidup ini… tapi karena sambil KP, jadi agak jarang posting napa yah…. (padahal disini internetnya kuenceng dan kerjaan gua selama ini malah chatting kalo ga ngeliat2 yutup dotkom, malah lupa tujuan semula yaitu bikin tugas :p)

Yang gua rasakan sejauh mata memandang atas dunia ini…. (haha lebai)

Gua seneng banget selama berada di studio Geppetto ini,orang-orangnya ramah, walopun gua akui gua sempet agak GAP gitu ama mereka, karena gua bukan tipikal orang yang gampang deket sama orang lain sebenernya, jadi agak2 freeze gitu deh.. tapi, giliran gua diajak ngeband, hehehe senang, akhirnya di jakarta suara gua gajadi libur panjang (naooonnnn…).

Dan Alhamdulillah, selama KP disini gua hemat uang jajan, karena makan siang dimasakindi studio, makan malam boleh mesen, hehehehe. Sementar buat sarapan… ah gua jarang sarapan juga, jadi buat apa?
hehehehehehe sumpah pewe banget dah!

Tapi ada beberapa hal yang membaut gua cukup menderita di Geppetto, antara lain antara bukan (eh salah, itu kan tak lain dan tak bukan) adalah……

Jujur gua harus mengakui dunia animasi dan multimedia adalah dunia cowok. (sejauh ini). Angkatan gua pun minim cewe (keseringan tugas kelompok gua sendiri cewe) dan hal serupa terjadi juga studio ini.

Di ruangan ini gua ndirian perawan di sarang penyamun (naaaooonnnnn)… Dan penyamun2 ini semuanya ngerokok, dan AC berputar2 di tempat di ruang berkubikel selebar daun kelor (lebay sih, ruangan ini masih sekitar 3×4 meterkoq..), dan finally….

asma gua kambuh

hahahahahahahha gimana kaga bakal kambuh?? sebenernya hijrah dari bandung to jakarta aje udah cukup untuk ngebikin asma gua kambuh, ini malah nambah rokok ajee…. maka dengan ini saya resmikan bahwa suara saya dengan sukses hilang minggu kedua gua KP. Bagus sekali pemirsaa….

Jadi jangan heran kalo pas tujuh belasan di istana negara ga liat gua ikutan nyanyi di hadapan bapak presiden SBY, coz suara gua nan indah merdu sakti mandraguna ini lenyap dari muka bumi.. (WOI LEBAY, ada suara juga lu kaga bakal ikutan nyanyi juga disono, onyoonn..!! Ckckckck… masi ngimpi aje buk!??)

Maka langsung kuterjanglah jahe dan kencur hidup2 (apaseh, mentah2 maksudnya). Tapi, ramuan ini, terutama kencur, beneran sakti mandraguna loh..

gua inget banget pas tahun 2006 Dies Natalis Unit Kesenian Minangkabau – Institut Teknologi Bandung diadain di Sabuga dan Ticket bisa didapatkan di kampus ITB gerbang utama (APESEH! udah mulai OT nih..!!). Waktu itu tie jadi vocalis dan pendendang. kasus serupa terjadi tepat 3 hari sebelum festival! buset! suara gua ilang sama sekali !maka langsunglah saya terbang ke dokter pagi2 dan panik2 berurai air mata. dengan paniknya saya meng sms seorang senior di PSM (restu sandika, red) yang dekat dengan saia, dan dengan paniknya juga dia langsung menyuruh saya mengunyah kencur hidup2!! bused!

Eh kejadian, suara gua muncul lagi pas sorenya walopun masih serek-serek-bechek-ga-ada-ojhek….

but sesudah itu gua harus puasa ngomong dlu menunggu tenggorokan gua radangnya berkurang. Notepad berubah menjadi mulut dan isyarat berubah menjadi bahasa (apeseh mulai lebay nih orang sok filsuf nanggungnya kumat deh!)

intinyaa… selama beberapa hari gua diam seribu bahasa di kantor geppetto tak lain dan tak bukan adalah karena suara-gua-seret-duduk-dibawah-AC-16′C-beraroma CO2 tembakau yang menyeruak sehingga mengalahkan parfum BVLgari nya mas agung dan menyebar di mobil dalam hitungan detik.(abis itu diomelin ajeeee gueeee….. yuk mariii…..) SUmpah deh tiap abis pulang serba salah gini, baju bau rokok, tapi kalo disemprotin parfum malah dibilang kayak bau orang abis ajeb2… gubrak deh…

eniwei, gua pengen cerita ketika saia baru dilantik menjadi mahasiswa magang di kantor ini. Ceritanya pas waktu itu gua baru masuk banget di geppetto, pikiran segar, dan menginjakkan kaki di bumi madyapada dengan sempurna. EEhhhh… ujug2 langsung disuruh nonton pilem horor, dedarahan dimana-mana, usus menjuntai2, bola mata dicolok-colok bagaikan cilok (aci dicolok-makanan otentik bandung,red). Pas banget sekalian bikin raw design end credit film tersebut sebagai pekerjaan utama gw… Akibatnya gw tidak bisa makan dgn enak selama2 hari pertama dan ga bisa tidur smasekali karena kebayang2. Seminggu setelahnya baru gua agak bisa tidur (itupun selalu larut malam).

succesfully berat gua turun 3kilo…

But afteral..

gua suka KP disini

gamau pulang

enak

hehe

(menyesallah kalian anak2 DKV multimedia yang tidak KP di studio seperti inii……)

(originally posted at 20 Agustus 2008, tapi lupa mencet publish… bego yah??)

KP @geppetto yuk marii….

Semuanyaaaa saya kembaliiii….

kembali bersama astri kali ini di acaraa…..

Assattari Weblog yuk mariiii….

gara2 kesibukan KP saya jadi lupa mau ngisi blog belakangan ini hahahaha. jadi g enak membiarkan blog ku tercinta terlantar bersama dengan sejaarah (naooon??)

Ouhiyaaaa…..

saat ini saya sedang Kerja Profesi (ato Kuliah Praktek?) di Geppetto Animation house, heheheheh

2 minggu menghilang..

ahuahuahuahuaa…..hauhauhau…

karena harus KP dan heboh mengurusi segalanya…

maka saya menghilang dari peradaban blog, wkwkwkwkwkwkwk….

alhamdulillah akhirnya nemu tempat di geppetto studio jakarta…

sekarang malah bingung pegi daptar ulang segala macemnya gimana yah.. duh…

tapi yang penting,alhamdulillah orang2 di geppeto studio baek2 semua.. dan membuat saya merasa nyaman dan lega, ahuahuahuahua. Udah gitu jam masuk kantornya juga ajaib banget… masuk jam 11 siang,pulang jam 7 malem.. tapi itu kan jam formalnya.. kebanyakan tetep aja masuk kantor jam sekian dari jam sebelas (hahahahahha) terus keluar kantor jam 8-9 malem, ato malah nginep, hahahahaha…

buat informasi, sekalian karena buat menuh2in blog (APESEH)maka dengan segala kerelaan hati saya letakkanlah struktur organisasi Geppetto disini hohohoh kayaknya mah aman… mumpung Pak Daniel (bos yang punya Geppetto) kaga ada (loh!?? terus tiba2 dateng, ngeliat blog ini, dan bertanya, hahahahaha)

(lagi2 originally writen at 30 Juli 2008, tapi lupa pencet tombol Publish, jadi ga muncul deh.. Sumpah bego banget gua sekali lagi…)

Ahhh…. Pindah ga yah..

Long time no see… long time no write

heehehehhehe…

berhubung ujian udah selesai, maka kesibukan sekarang adalah mencari tempat KP!!

Sebenernya sudah ada yang terpikirkan sih, walopun dengan banyak pertimbangan..

But afterall, ada banyak lah hal yang mengganggu kosentrasi mau bikin KP, mulai dari tawaran proyek, komputer dan kamar yang ga kunjung diberesin (woi, sikat kamarmandi woi), Portofolio yang masih bikin stres mau bikinnnya darimana, rancangan studio proyek yang gatau harus diisi dengan apa aja (arrrgghh damn where’s that *&^%$()*&$ PARTY??? You all need to see me soon you stupid!!) , dan sebuah masalah yang agak menyentuh hati yaitu PINDAH KOSAN LAGI!!! (owh god damn…)

Sedih rasanya sih baru pindah udah pengen pindah lagi hahaha…

tapi kayaknya gw harus pindah juga ujung2nya daripada merasakan banyak ketidakpuasan di dalam rumah..

masa listrik kamar gw bisa ampe rp103.000?? gw curiga, sebenernya bisa ga sih meteran listrik diakalin ato dicepetin? masalahnya kayaknya dulu di rumah yang isinya bertiga aja dan itu satu rumah dengan teman2 yang juga bawa CPU dan komputer dan ada TV serta peralatan rumahtangga lainnya itu listrik ga pernah lebih dari 300rb termasuk si bibiknya.. nahh dari sini gw jujur curiga.. kenapa bisa sampe segini cepet meterannya??

sejujurnya mungkun mendingan gw ambil kosan yang udah lengkap semua, bayar semua bebas ngapain aja. itu rasanya lebih lega. daripada pusing2 ga jelas begini. After all lebih mahal, tapi kebutuhan lebih memadai.. dan fasilitas lebih lengkap.

mungkin nanti suatu saat gw akan pindah ke lingkungan yang lebih menyendiri, ga kaya sekarang.. tapi jujur aja gw bahagia dengan teman2 baru yang saya punya di kosan sekarang. Semangat rasanya ada orang yang mangharapkan kita pulang dan ada di kosan, hahahaha… secara selama ini gw ga peduli2 amat sama orang sekitar (karena lebih sering rese daripada jadi temen, wkwkwkwkwk..).

selain itu…..sebenernya selain dari hal2 yang saya sebutkan di atas, ada banyak hal yang menurut saya cukup lucu dan menarik untuk dibahas disini. sekedar sebagai lelucon dan teladan hidup buat saya, yang saya rasa ada baiknya saya berbagi ke orang2.. hehe…

saat saya berada di kosan baru ini, saya mendapatkan teman2 yang tidak pernah saya dapatkan sebelumnya, tapi saya mendapatkan kembali pengganggu2 dengan level2 lebih cupu dari sebelumnya.

sebut saja namanya si Pecun. (hahahahahha)

soal cewe yang satu ini yah udahlah yah

sukaga penting banget, dibaek2in, eh malah ngefitnah orang macem2 di belakang. alhasil, beberapa temen2gua sempet nangis2 gitu karena fitnah yang macem2 itu. Tapi kalo menurut saiah, yah sudahlah..

BUAT APA MIKIRIN APA YANG ADA DALAM OTAK PECUN, TOH RATA-RATA PECUN GA PUNYA OTAK.

wuuaaakakakakakakakak… quote ini terpampang selama seminggu di stat YM gua.. (yah abis gimana gua dah rada2 kesel sih, tapi jujur gua paling males ngurusin yang beginian hahahahahah)

intinyaa….

orang2 model begini dibiarin aja… toh tar selalu ada balasan Tuhan yang Maha Kuasa…

tapi kalo udah terdesak, dan udah kesel, yahh… berdoa aja.. toh katanya (ini katanya loohhh….) doaorang-orang yang difitnah dan teraniaya itu selalu dikabulkan Allah.. nahh.. seringkali, kayak cerita malin Kundang, pas kita teraniaya kita malah ngutukin orang itu dan kejadian (hahahahaha terus jadi batu baru nyeseldehh….)…

DARIPADA kita sibuk ngutuk2in orang, dan penderitaan kita ga berkurang, mendingan kita berdoa aja pas kita dianiaya, semoga semua ini ada hikmahnya..

tapi kalo gua beda, hehehe, giliran dikerjain model begini, doa gua langsung deh, “ya Allah, gua pengen Laptop baru yang spec nya sama ama compie gua, ngedeketin lahh…”

“ya Allah gua pengen HP baru…”, ato, “ya Allah, naekin uang jajan gua dong, pengen beli Parfum blablabla sesuatu donggg….”

wuuuaaaaakakakakakakkakaka

(terus tar Allah dan malaikat2 sebelahan gua pada mikir, nih anak, maunya apesih, dikasih cobaan, bukannya semakin bertawakal malah memanfaatkan keadaan dan malah minta yang ngga2, mentang2 katanya terkabul!

hahahahahhahahhaha…. namanya juga usaha….

(Originally write at Juni 2008, publish at September 2008. parah amat yak? abis gua ngesave tapi lupa dipublish hahaha sumpah bego banget) :p

wuawuauwuaaaaaaaa

semuaaannjjaaaaaa

tugas animasiku sudah beeeeeeresshhhh!!!!

hore hore horeeee…

setelah bermalam2 tidak tidur, tidak makan dan tidan mandi (uhps!) akhirnya tugas yang satu ini kelar jugaaaaa!!

walopun akhirnya karena kerusakan hardisk jadinya banyak adengan yang dipotong hiks hiks tapi inilah batas akhir saya bisa berjuang, lebih dari ini saya akan KO IT!! aaarrrgghhh….

pas tugas ini selesai dan besok harus dikumpul, saya nangis dlu loh, solanya masih merasa tuas itu jelek, dan tidak pantas dikumpulin hiks hiks.. jujur itu tugas rasanya masih jauh dari maksimal. ada banyak kata seandainya dan seandainya yang muncul..

seandainya g ada kerusakan kompie..

seandainya saya ga pake sakit..

seandainya saya dapatkan ide cerita dari dulu2..

seandainya hardisknya tidak rusak

seandainya..

seandainya..

dan terus berandai-andai..

ahuahuahuahuaaaaa….

malam itu saya menangis separah-parahnya dan sesedih sedihnya

karena menurut saya seharusnya saya bisa jauhh jauuhhhh lebih baik lagi

tapi saya berjanji nanti di masa depan saya akan perbaikin kesalahan saya..

Kadang seringkali seseorang terkungkung dalam ideologi dan perfeksionisme diri sendiri, yang akhirnya malah menjatuhkan. Beberapa orang teman yang saya kenal selalu berkata begitu pada saya. Saya juga tidak tahu kenapa saya bisa jadi begitu. Mungkin kesalahan saya juga yah yang akhirnya seringkali merasa tugas belum sempurna atau merasa sedih sendiri karena merasa diri yang paling goblok dan tidak pernah maju.. Pun begitu mungkin saya akan tetap berusaha lebih optimis dari sebelumnya dan berusaha lebih santai dan tenang pada saat mengerjakan tugas..

Older Posts »